Sejarah Pizza yang Mengejutkan: Dari Italia ke Amerika dan seterusnya


Pizza tidak diragukan lagi merupakan salah satu makanan paling populer dan dicintai di dunia. Sulit membayangkan saat hidangan keju dan gurih ini belum ada, namun sejarah pizza sebenarnya cukup mengejutkan dan mempesona. Dari asal usulnya yang sederhana di Italia hingga popularitasnya yang luas di Amerika dan sekitarnya, pizza telah berkembang pesat selama berabad-abad.

Asal muasal pizza dapat ditelusuri kembali ke zaman kuno, dengan beberapa sejarawan percaya bahwa orang Yunani kuno adalah orang pertama yang membuat roti pipih dengan minyak zaitun, rempah-rempah, dan keju di atasnya. Namun, di Naples, Italia, lahirlah pizza modern yang kita kenal dan cintai saat ini. Pizza tradisional Neapolitan, yang dikenal sebagai pizza Margherita, dibuat pada tahun 1889 untuk menghormati Ratu Margherita dari Savoy. Hidangan ini menampilkan tomat, keju mozzarella, dan basil, mewakili warna bendera Italia.

Pizza dengan cepat menjadi makanan pokok dalam masakan Italia, dengan restoran pizza bermunculan di seluruh negeri. Namun, baru pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 pizza mulai sampai ke Amerika. Imigran Italia membawa tradisi kuliner mereka ke Amerika Serikat, dan pizza segera menjadi hidangan populer di kota-kota seperti New York dan Chicago.

Salah satu restoran pizza paling awal di Amerika adalah Lombardi’s di New York City, yang dibuka pada tahun 1905 dan masih beroperasi hingga saat ini. Seiring meningkatnya popularitas pizza, semakin banyak restoran pizza yang dibuka di seluruh negeri, masing-masing memberikan sentuhan unik pada hidangan klasiknya. Pada tahun 1940-an, penemuan kotak pengantaran pizza merevolusi industri ini, sehingga memudahkan orang menikmati pizza dalam kenyamanan rumah mereka sendiri.

Saat ini, pizza dinikmati di seluruh dunia, dengan variasi dan topping yang tak terhitung jumlahnya untuk dipilih. Di Jepang, misalnya, topping seafood seperti cumi dan udang sangat populer, sedangkan di Brazil, banyak ditemukan pizza dengan topping pisang dan kayu manis. Jangkauan pizza secara global bahkan telah mendorong terciptanya hidangan fusion unik seperti pizza sushi dan pizza taco.

Meskipun popularitas internasionalnya, pizza tetap berakar kuat pada warisan Italia. Pada tahun 2017, pembuatan pizza Neapolitan bahkan ditambahkan ke daftar warisan budaya takbenda UNESCO, mengakui seni dan tradisi di balik hidangan tercinta ini.

Dari permulaan yang sederhana di Naples hingga transformasinya menjadi fenomena global, sejarah pizza adalah bukti kekuatan makanan untuk menyatukan manusia. Baik Anda lebih menyukai Margherita klasik atau kombinasi topping yang berani dan penuh petualangan, pizza terus memanjakan dan memuaskan selera di seluruh dunia.